Bursa Saham Wall Street Naik Oleh Sentimen Tawaran Gencatan Senjata Pada Iran


Bursa Saham Wall Street Naik Oleh Sentimen Tawaran Gencatan Senjata Pada Iran
Bursa Saham Wall Street Naik Oleh Sentimen Tawaran Gencatan Senjata Pada Iran
139 views

Dow Jones Industrial Average (DJIA) hanya naik 120 poin (0,3%) pada Senin, sesi perdagangan pertama pasca libur Jumat Agung. Kenaikan ini didorong reaksi positif terhadap laporan pekerjaan Maret yang kuat serta harapan gencatan senjata AS-Iran, meski data ISM Services menimbulkan kekhawatiran stagflasi.

Kinerja Indeks Utama

  • DJIA: +120 poin (~46.500), sempat mendekati 46.700 di awal sesi.

  • S&P 500: +0,4%, melanjutkan reli mingguan 3%.

  • Nasdaq: +0,5%, reli mingguan 4,4%.
    Wall Street mencatat minggu terbaik sejak akhir November, mengakhiri penurunan lima minggu berturut-turut.

Data ISM Services Campuran
Indeks PMI Jasa ISM Maret turun ke 54 (dari 56,1 Februari, konsensus 55), ekspansi ke-21 tapi sub-indeks bermasalah:

  • Ketenagakerjaan: 45,2 (kontraksi terendah sejak Des 2023).

  • Harga Dibayar: 70,7 (lonjakan akibat biaya energi Iran).

  • Pesanan Baru: 60,6 (tertinggi sejak Feb 2023).
    Ketua ISM Steve Miller soroti dampak konflik Timur Tengah pada harga gas/diesel.

Minyak Bergejolak, Gencatan Senjata Ditolak Iran
WTI Mei +0,7% di atas $112/barel; Brent +0,6% di atas $109. Proposal Mesir-Pakistan-Turki (gencatan 45 hari + buka Selat Hormuz) ditolak Iran sebagai "tidak logis". Trump ancam serang infrastruktur Iran jika Selat tak dibuka Selasa, tapi meredam Senin. Michael Rosen (Angeles Investments) waspadai gangguan energi berkepanjangan.

NFP Kuat tapi Upah Melambat
Penambahan 178.000 pekerjaan Maret (vs ekspektasi 60.000), didominasi kesehatan (+76.000 pasca mogok Kaiser). Pengangguran 4,3%. Upah rata-rata +0,2% MoM (YoY 3,5%, terendah sejak Mei 2021). Revisi Feb: -133.000 (dari -92.000). Pasar FedWatch beri 77,5% peluang suku bunga stabil 3,50%-3,75% di FOMC Apr.

Fokus Inflasi Akhir Pekan

  • Kamis: Final Q4 GDP + PCE deflator (inflasi Fed pilihan).

  • CPI Maret (Februari: 2,4% YoY) jadi kunci selanjutnya.
    Investor kini pantau data ini untuk sinyal kebijakan Fed di tengah tekanan energi.

We Are Team

admin

Please Login to comment in the post!

you may also like

" />
Rabu, April 22, 2026 17:09:34 Jakarta, Indonesia