- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas bergerak dalam range di area $4.260 hingga $4350 per troy sejak
beberapa hari terakhir, hal itu mengantisipasi rilis data tenaga kerja AS. Laporan
NFP dirilis dua bulan berturut untuk Oktober dan November. Dimana data
Oktober turun tajam hingga -105K, namun untuk November berbalik rebound ke
level 64K. Selain itu, laporan tingkat pengangguran dirilis naik menjadi 4.6% vs
4.4%. Hal itu sempat menimbulkan kebimbangan bagi pasar.
Ulasan Analisa Fundamental: Gubernur Fed Boston Susan Collins dukung
pemotongan suku bunga pekan lalu tapi sebut "keputusan sulit" karena khawatir
inflasi tinggi, batasi pelemahan USD. Raphael Bostic (Atlanta) tekankan fokus
inflasi yang bertahan hingga 2026 sebagian besar. XAU/USD konsolidasi di atas
$4.300, tak tembus $4.350, tertekan harapan perdamaian Rusia-Ukraina &
antisipasi CPI Kamis. Data Selasa: ADP tambah 16.250 jobs/sw (naik dari 4.750);
NFP +64K Nov (dari -105K Okt), pengangguran naik ke 4,6% vs 4.4%.
penjualan ritel Okt flat (revisi Sept +0,1%). Data campur tekan USD sementara,
tapi dolar rebound cepat setelah pernyataan dari beberapa pejabat the Fed. Hal
itu menimbulkan keraguan bagi pasar bahwa the Fed akan pangkas suku bunga
tahun depan lebih dari satu kali. Kedepan ada beberapa data ekonomi yang
masih menjadi perhatian pasar, diantaranya adalah laporan Inflasi AS dan
beberapa agenda kebijakan suku bunga dari BoE, ECB dan BoJ.
Ulasan Analisa Teknikal: pada perdagangan hari Selasa, harga emas babal
menembus $4330/onz, kendati beberapa data AS dirilis negative, namun
pernyataan beberapa pejabat bank sentral membatasi lemahnya dolar. Di sisi
lain, pembicaraan damai antara Rusia – Ukraina hampir selesai membatasi
naiknya emas. Support emas saat ini di level $4292, $4275 hingga $4260.
Sementara naiknya emas menguji resistance $4330*, $4353 hingga $4380.
Range harga diperkirakan dalam rentang antara $4260 hingga $4330.