- by admin
- Oct 17, 2024
Emas sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di sekitar $3.703 dalam
perdagangan AS pada Selasa. Prospek pemangkasan suku bunga The Fed yang
terus meningkat, melemahkan Dolar AS dan menguntungkan komoditas emas.
Kondisi jenuh beli yang ekstrem, membantu terjadinya koreksi pasar setelah
laporan data Retail Sales AS dirilis positif. Namun demikian, pasar tetap menanti
pengumuman kebijakan The Fed yang penting pekan ini.
Ulasan Analisa Fundamental: Emas spot diperdagangkan dekat rekor
tertinggi baru di atas level $3.700, melewati rekor tertinggi sebelumnya
$3.674,63 yang dicapai awal bulan ini. Kurangnya permintaan terhadap Dolar AS
(USD) mendorong harga emas naik di awal pekan, seiring pelaku pasar bersiap
menghadapi pengumuman kebijakan moneter bank sentral. Peluang untuk
pemotongan yang lebih besar berkurang setelah rilis data inflasi AS yang tinggi,
tetapi beberapa pelaku pasar masih percaya hal itu mungkin terjadi. Bank
sentral Kanada, Inggris, dan Jepang juga akan mengumumkan keputusan
kebijakan moneter mereka dalam beberapa hari ke depan, sementara Kanada
dan Inggris akan merilis data inflasi terbaru. Selain itu, AS akan
mempublikasikan data Housing Starts malam ini, sementara Australia akan
merilis laporan ketenagakerjaan Agustus pada Kamis. Penurunan imbal hasil
obligasi Treasury AS mendukung kenaikan harga emas.
Ulasan Analisa Teknikal: pada perdagangan hari Selasa, harga emas berlanjut
naik, menyentuh $3704, Kemudian terkoreksi setelah data Retail Sales dirilis
positif. Namun demikian, Penurunan emas masih Nampak terbatas di level
$3673, $3656 hingga $3640. Sentiment positif untuk emas masih kuat karena
the Fed diprediksi pangkas suku bunga lebih banyak. Resistance Emas saat ini
$3709, $3718 hingga $3735. Range pasar diperkirakan dalam rentang $3656.20
hingga $3718.60.