- by admin
- Oct 17, 2024
Emas rebound dari level terendah mingguan $3.120 karena imbal hasil AS turun dan DXY melemah, meningkatkan daya tarik safe haven.
PPI dan Penjualan Ritel AS bulan April meleset dari ekspektasi, mendorong pasar untuk memperhitungkan dua kali pemangkasan suku bunga The Fed untuk tahun 2025.
Ketegangan Ukraina-Rusia muncul kembali karena Putin menolak perundingan damai, menambah premium geopolitik untuk Bullion.
Harga emas menguat tajam pada hari Kamis setelah mencapai level terendah mingguan di $3.120, membukukan kenaikan solid lebih dari 1,40%, didorong oleh pelemahan Dolar AS secara luas karena laporan Indeks Harga Produsen (PPI) yang bagus di Amerika Serikat (AS). Hal ini, bersama dengan penurunan imbal hasil obligasi AS, membuat XAU/USD diperdagangkan pada $3,252.
Logam mulai naik untuk mengantisipasi data PPI AS, yang pada bulan April secara mengejutkan berada di bawah estimasi dan data Maret. Di saat yang sama, Penjualan Ritel untuk periode yang sama melambat karena rumah tangga melakukan pembelian kendaraan bermotor di depan, dan data pekerjaan yang diungkapkan oleh Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim pengangguran sesuai dengan estimasi.
Data tersebut memicu reaksi di pasar pendapatan tetap, mendorong pasar untuk sepenuhnya memperhitungkan dua kali penurunan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) pada tahun 2025, dengan penurunan pertama diperkirakan pada bulan September.
Alasan lain di balik kenaikan Emas adalah keengganan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Turki untuk mendiskusikan resolusi konflik mereka.
Di minggu ini, agenda ekonomi AS akan menampilkan data perumahan, dan para trader akan mengamati survei pendahuluan Sentimen Konsumen Universitas Michigan untuk bulan Mei.
Ringkasan penggerak pasar harian: Data AS yang lemah dan jatuhnya imbal hasil AS mendorong Emas naik
PPI AS pada bulan April turun secara tak terduga sebesar -0,5% MoM, meleset dari estimasi kenaikan 0,2%. PPI inti turun -0,4%, di bawah perkiraan ekspansi 0,3%.
Penjualan Ritel bulan April di AS meningkat 0,1% MoM setelah angka bulan Maret direvisi naik menjadi 1,7%. Para ekonom memperkirakan angka-angka tersebut tidak berubah dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Klaim Pengangguran Awal AS untuk minggu yang berakhir pada tanggal 10 Mei naik sebesar 229,000, seperti yang diharapkan, tidak berubah dari minggu sebelumnya.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS turun, dengan imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun turun tipis sembilan basis poin menjadi 4,49%. Sementara itu, imbal hasil riil AS juga mengikuti, turun sembilan setengah bps menjadi 2,077%.