- by admin
- Oct 17, 2024
XAU/USD bergerak rebound menuju $3.250 karena data inflasi AS yang lemah
membuka celah pemangkasan suku bunga, tetapi sikap Fed membatasi kenaikan
emas karena diperkirakan hanya akan memangkas suku bunga dua kali. CPI April
sedikit lebih rendah, mengurangi dorongan penguatan Dolar AS. Selanjutnya
fokus bergeser pada laporan data PPI dan Penjualan Ritel AS sebagai panduan
penggerak pasar berikutnya.
Ulasan Analisa Fundamental: Harga emas bergerak rebound pada hari
Selasa, setelah penurunan lebih dari 2,70% pada hari Senin, dan
diperdagangkan di kisaran $3.250, naik 0,42%. Laporan inflasi AS yang lebih
lemah dari perkiraan seharusnya mendukung naiknya emas. Namun
pembicaraan gencatan senjata dan kemajuan dalam negosiasi perdagangan
antara China dan AS dapat membuat harga Emas dibatasi untuk bergerak di
bawah $3.300.
Pelaku pasar uang masih melihat the Fed masih berhati-hati
dalam bersikap, sementara Trump terus mendesak Powell Untuk turunkan suku
bunga. Berdasarkan kontrak berjangka suku bunga, fed funds rate hingga
Desember 2025 akan dipangkas sebesar 52 basis poin, atau dua kali penurunan.
selanjutnya, para trader akan mengamati rilis data PPI dan data Penjualan Ritel
AS. Sementara imbal hasil obligasi AS bertenor 10 Kembali bergerak naik 1,5
basis poin menjadi 4,489%. Dan imbal hasil riil AS juga stabil di 2,199%.
Ulasan Analisa Teknikal: harga emas mulai menunjukkan teknikal rebound
setelah rilis CPI AS. Kendati ada keberhasilan nego tarif AS-RRT, namun
bayangan prospek pemangkasan suku bunga memicu terjadinya rebound. Emas
diperkirakan akan menguji resistance $3265*, $3287 hingga $3300. Sementara
turunnya emas dapat menguji support $3231, $3215 hingga $3201/onz. Range
pergerakan pasar hari ini diperkirakan dalam area antara $3287.40 hingga
$3231.50.