- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas terkoreksi pada hari Jumat setelah pada hari sebelumnya
menyentuh level $4304/onz. Investor mulai menimbang kembali ketegangan
yang muncul lagi di Selat Hormuz di tengah harapan akan penyelesaian
diplomatik, sembari menilai dampak perkembangan geopolitik terkini terhadap
arah kebijakan suku bunga Federal Reserve AS. XAU/USD napak menguji
support $4.223,07/onz.
Ulasan Analisa Fundamental: Media Iran melaporkan bahwa Teheran telah
menyerang apa yang mereka sebut sebagai "target musuh" di Selat Hormuz dan
berencana melarang kapal-kapal AS serta Israel melintasi jalur perairan strategis
tersebut. Perkembangan ini terjadi setelah pejabat Iran menyatakan bahwa
kesepakatan dengan Oman untuk membuka kembali jalur pelayaran sudah
memasuki tahap akhir. Secara terpisah, gerakan Houthi di Yaman mengklaim
bertanggung jawab atas serangan berskala besar terhadap pasukan pemerintah
yang didukung Arab Saudi, sehingga memicu kekhawatiran bahwa konflik dapat
meluas ke seluruh kawasan. Terlepas dari kembali memanasnya situasi, Presiden
AS Donald Trump menyatakan keyakinannya bahwa perang akan berakhir
"dalam waktu dekat" dan menegaskan bahwa Amerika Serikat tetap memegang
kendali atas Selat Hormuz. Selain itu, laporan nonfarm payrolls AS hari Jumat
kemungkinan akan menentukan arah emas selanjutnya.
Ulasan Analisa Teknikal: pada perdagangan hari Jumat, di pasar Asia harga
emas terkreksi ke $4229/onz harapan kesepakatan AS-Iran tidak sesuai
perkiraan. Namun pergerakan harga emas nampak bergantung pada laporan
data NFP malam ini. Hari ini naiknya emas tertahan di resistance $4305,
sementara turunnya tertahan di area support $4225, $4202 hingga $4178.
Resistance emas menguji area $4304, $4320, $4356. Emas diperkirakan
bergerak dalam range antara $4200 hingga $4305. Trend pasar Netral.