- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas naik mendekati $4.440 pada sesi awal Asia Selasa. Titik-titik konflik
geopolitik dan siklus pelonggaran moneter The Fed masih menjadi faktor utama
yang mendukung harga emas. Laporan ketenagakerjaan AS untuk bulan
Desember akan menjadi perhatian pada hari Jumat. Harga emas naik hingga
sekitar $4.440 selama sesi awal Asia pada hari Selasa. Emas memperpanjang reli
di tengah krisis Venezuela yang mengakibatkan ketidakpastian geopolitik.
Ulasan Analisa Fundamental: Para pedagang akan memantau dengan cermat
data ekonomi AS utama pada hari Jumat, termasuk Nonfarm Payrolls (NFP),
untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang prospek kebijakan moneter.
Ketegangan antara AS dan Venezuela telah meningkat ke level baru setelah
serangan Delta Force Angkatan Darat AS terhadap Venezuela dan penangkapan
Presiden Nicolás Maduro dan istrinya pada hari Sabtu. Pada hari Senin, Maduro
mengaku tidak bersalah atas tuduhan AS dalam kasus terorisme narkoba
terhadap dirinya, yang memicu pertempuran hukum luar biasa dengan implikasi
geopolitik yang besar, menurut Bloomberg. Ketegangan geopolitik yang
meningkat dan ketidakpastian di kawasan ini memicu aset safe-haven tradisional
seperti emas. Ekspektasi dovish dari Federal Reserve AS (Fed) berkontribusi
pada kenaikan harga emas. Sementara itu malam ini pasar menanti laporan data
Composite PMI dan Service PMI, dimana pasar mengantisipasinya negative.
Ulasan Analisa Teknikal: pada perdagangan hari Senin, harga emas bergeak
naik ke $4455/onz dan menyentuh level tertingginya hari Selasa ke $4460. Hari
ini, naiknya harga emas merespon faktor geopolitik AS - Venezuela. Naiknya
emas nampaknya menguji resistance $4475, $4486, hingga $4505. sementara itu,
koreksi emas tertahan kuat di level support $4430/onz, bila break, perlu
diwaspadai target $4409 hingga $4392. Emas diperkirakan dalam rentang antara
$4475 hingga $4374.