Jumat, Maret 13, 2026 16:20:02 Jakarta, Indonesia

Saham-Saham Asia Rally Setelah Trump Menunda Tarif Mobil; Saham HK Melonjak Karena Stimulus RRT


Saham-Saham Asia Rally Setelah Trump Menunda Tarif Mobil; Saham HK Melonjak Karena Stimulus RRT
Saham-Saham Asia Rally Setelah Trump Menunda Tarif Mobil; Saham HK Melonjak Karena Stimulus RRT
494 views

Sebagian besar saham Asia melonjak pada hari Kamis dipimpin oleh lonjakan saham Hong Kong, karena penundaan tarif 25% tarif mobil oleh Presiden Donald Trump terhadap Meksiko dan Kanada meredakan kekhawatiran perang dagang, sementara optimisme semakin terdorong oleh langkah-langkah stimulus baru China.

Indeks saham utama AS melonjak pada hari Rabu, sebagai antisipasi bahwa pemerintah AS mungkin terbuka untuk negosiasi tarif.

Saham Asia melonjak karena penundaan tarif otomotif Trump menandakan sikap yang lebih lunak
Pada hari Selasa, Presiden Trump meningkatkan ketegangan perdagangan dengan memberlakukan tarif 25% untuk barang-barang Kanada dan Meksiko, dan meningkatkan pungutan pada produk China menjadi 20%. 

Dalam pidato kongresnya pada hari Rabu, Trump menegaskan kembali rencana untuk menerapkan tarif timbal balik, yang akan mulai berlaku pada tanggal 2 April. Langkah ini dapat meningkatkan ketegangan perdagangan.

Namun, Gedung Putih pada hari Rabu mengumumkan pengecualian satu bulan dari tarif 25% yang baru diberlakukan untuk impor kendaraan dari Meksiko dan Kanada, yang menawarkan bantuan sementara untuk pasar global.

Gedung Putih mengatakan bahwa Trump terbuka untuk mempertimbangkan lebih banyak pembebasan tarif setelah pemberlakuannya pada hari Selasa.

Laporan Bloomberg menunjukkan bahwa Trump berencana untuk membebaskan produk pertanian tertentu dari tarif yang dikenakan pada Kanada dan Meksiko.

Indeks Nikkei 225 Jepang melonjak 1,1% pada hari Kamis, sementara TOPIX naik 1,2%.

Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia naik 1,4%, sementara indeks PSEi Composite di Filipina naik 1,2%.

Indeks Straits Times Singapura naik 0,6%, sementara KOSPI Korea Selatan diperdagangkan 0,9% lebih tinggi.

Indeks Nifty 50 Futures India naik tipis 0,1%.

Melawan tren regional, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,6%.

Saham HK melonjak karena stimulus baru dari China; sektor teknologi memimpin kenaikan

China mengumumkan langkah-langkah stimulus fiskal baru pada Kongres Rakyat Nasional pada hari Rabu untuk menyegarkan kembali ekonominya yang melambat, dengan menetapkan target pertumbuhan PDB 2025 sekitar 5%.

Perdana Menteri Li Qiang menekankan peningkatan konsumsi domestik dan inovasi teknologi, terutama dalam kecerdasan buatan (AI). Pemerintah berencana untuk meningkatkan rasio defisit fiskal menjadi 4% untuk membiayai program-program barang konsumsi dan mendukung sektor teknologi. 

NPC menyoroti pentingnya AI, dengan menyebutkan perusahaan rintisan seperti DeepSeek, yang dikenal dengan model AI yang hemat biaya dan berkinerja tinggi. Pengakuan ini meningkatkan kepercayaan investor pada sektor teknologi. 

Indeks Hang Seng Hong Kong naik 2,3%, sementara indeks Hang Seng TECH melonjak 3,2%.


Indeks Shanghai Composite naik 0,8%, sementara indeks Shanghai Shenzhen CSI 300 naik 0,9%. 

Terlepas dari ketegangan perdagangan AS-Tiongkok yang sedang berlangsung, termasuk tarif dan sanksi baru-baru ini, komitmen Tiongkok terhadap AI dan inovasi teknologi telah menyegarkan pasar sahamnya.

We Are Team

admin

Please Login to comment in the post!

you may also like