Sabtu, Maret 14, 2026 2:03:42 Jakarta, Indonesia

USD/JPY Melemah Mendekati 148,50 Di Tengah Ketidakpastian Politik Di Jepang


USD/JPY Melemah Mendekati 148,50 Di Tengah Ketidakpastian Politik Di Jepang
USD/JPY Melemah Mendekati 148,50 Di Tengah Ketidakpastian Politik Di Jepang
572 views

 

USD/JPY melemah ke kisaran 148,50 pada sesi perdagangan Asia awal hari Rabu.
Trump mengatakan pemerintahannya akan meminta Mahkamah Agung untuk mempercepat putusan tarif.
Mantan PM Aso Taro akan secara terbuka menyerukan pemilihan presiden LDP baru.
Pasangan USD/JPY diperdagangkan melemah di kisaran 148,50 pada sesi perdagangan Asia awal hari Rabu. Meningkatnya ketidakpastian politik di Jepang membebani Yen Jepang (JPY) terhadap Dolar AS (USD). Laporan Lowongan Kerja JOLTS AS dan Fed Beige Book akan diterbitkan pada hari Rabu.

Pada hari Jumat, Pengadilan Banding AS untuk Sirkuit Federal menguatkan putusan bahwa tarif besar-besaran yang diberlakukan secara sepihak oleh Presiden AS Donald Trump terhadap sebagian besar negara lain adalah ilegal. Keputusan ini berdampak pada apa yang disebut tarif "timbal balik" Trump terhadap sebagian besar negara di seluruh dunia, termasuk tarif tambahan yang dikenakan terhadap Tiongkok, Meksiko, dan Kanada.

Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan pada hari Selasa bahwa ia memperkirakan Mahkamah Agung akan menyetujui penggunaan undang-undang darurat tahun 1977 oleh Trump untuk mengenakan tarif kepada mitra dagang, dan pemerintah memiliki rencana cadangan jika hal itu tidak terjadi. Sementara itu, Trump menyatakan bahwa ia akan meminta Mahkamah Agung untuk "putusan yang dipercepat." Kekhawatiran atas ketidakpastian perdagangan dapat menyeret Dolar AS melemah dalam waktu dekat.

Di sisi lain, meningkatnya ketidakpastian politik di Jepang dapat melemahkan JPY dan menciptakan angin segar bagi pasangan mata uang ini. Media Jepang melaporkan pada hari Selasa bahwa mantan Perdana Menteri Aso Taro akan secara terbuka menyerukan pemilihan presiden baru dari Partai Demokrat Liberal (LDP) pada hari Rabu. Perkembangan ini menambah dorongan baru bagi upaya untuk memaksa Perdana Menteri Shigeru Ishiba untuk bertindak.

We Are Team

admin

Please Login to comment in the post!

you may also like