- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas turun mendekati $2.880 karena aksi ambil untung di awal sesi Asia hari Senin. Namun, kekhawatiran akan perang dagang global setelah Presiden AS Donald Trump menerapkan tarif timbal balik dapat membantu membatasi penurunan logam mulia. Sementara itu minggu ini pasar akan menjadikan berita notulen rapat FOMC sebagai tajuk utama yang akan berpengaruh pada pergerakn harga emas.
Ulasan Analisa Fundamental: Meskipun masih perlu waktu beberapa minggu sebelum tarif diimplementasikan, investor tidak mengambil risiko dan memarkir uang mereka di safe haven Emas. Sementara itu, Emas menambahkan penarik lain pada rally-nya, dengan Dolar AS (USD) dan Indeks Dolar AS (DXY) yang secara substansial lebih lemah secara keseluruhan. Dolar kehilangan daya tarik karena tarif timbal balik Presiden Trump membutuhkan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan sebelum diimplementasikan. Hal ini membuka peluang untuk negosiasi, dan oleh karena itu, tidak ada pelarian langsung ke aset aman setelah pengumuman atau penandatanganan perintah eksekutif oleh Presiden AS. Di sisi lain, pada minggu ini pasar juga akan terfokus pada agenda notulen pertemuan the Fed pada Kamis dini hari. Kemudian pasar juga akan mematau lelang obligasi AS yang dirilis minggu ini, selain itu data PMI turut menjadi perhatian di akhir pekan.
Ulasan Analisa Teknikal: Pada grafik harian, emas mulai bergerak netral. Sementara grafik 4 jam, terlihat menunjukkan peluang kenaikan. Namun demikian, naiknya emas ada resistance kuat di level $2912. Sementara turunnya menguji support $2877.00, $2865.20 hingga $2854. di sisi lain Naiknya emas hari ini terlihat ada resistance kuat di level $2912, $2924* hingga $2936 Range harian diperkirakan $2912 sd $2865.