- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas memperpanjang pergerakan konsolidasi sideways selama sesi Asia pada hari Rabu karena para trader memilih untuk menunggu pidato Ketua Fed Jerome Powell. Selain itu, laporan NFP AS pada hari Jumat dapat memberikan isyarat tentang prospek suku bunga di AS dan memberikan dorongan baru pada XAU/USD yang tidak memberikan imbal hasil. Sementara itu laporan data PMI hari ini terlihat menguntungkan dolar.
Ulasan Analisa Fundamental: Dolar AS kembali mendapatkan daya Tarik jelang rilis data PMI AS dan pidato powel malam ini. Sementara itu XAU/USD turun dari level tertinggi intraday di $2.655,50 namun mempertahankan support $2.637. Sentimen pasar memburuk namun rilis laporan Job Openings (JOLTS) Amerika Serikat (AS), meningkat tajam mencapai 7,74 juta. Sementara ketegangan geopolitik yang baru di Asia juga merusak suasana hati. Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol mengumumkan darurat militer. Tentara menutup Parlemen sementara para wakil rakyat memilih untuk memblokir deklarasi presiden. Berita-berita yang datang dari Perancis tidak lebih baik. Pemerintah minoritas tampaknya berada di ambang kehancuran, karena anggota parlemen oposisi dari kiri dan kanan berjanji untuk menggulingkan Kabinet Perdana Menteri Michel Barnier. Imbal hasil obligasi pemerintah AS kembali naik, mendukung mata uang Amerika.
Ulasan Analisa Teknikal: Pada grafik harian emas mulai bergerak netral. Sementara grafik 4 jam mendukung hal tersebut. Penurunan dan kenaikan emas terlihat Nampak terbatas saat ini. Sementara itu turunnya menguji level support $2637.35. Secara teknikal kenaikan emas juga masih terlihat terbatas di level resistance: $2655.20, $2666.30. hingga $2677.25. sementara turunnya menguji support: $2637.00, $2625,30 hingga $2615.50. fokus pasar saat ini pidato Jerome Powell.