- by admin
- Oct 17, 2024
Dolar AS bergerak stabil setelah liburan Natal, aksi pasar juga tampak terkendali. Nada positif dari saham-saham Asia membebani dolar. Harga emas (XAU/USD) bertahan pada bias positifnya di awal sesi Eropa pada Kamis, meskipun tampak bergerak dalam range yang terbatas. Hari ini berita pasar masih didominasi oleh Lelang obligasi AS yang Kembali mengalami kenaikan imbal hasil. Dolar masih tampak perkasa ditengah minimnya data ekonomi.
Ulasan Analisa Fundamental: Sinyal hawkish Federal Reserve (Fed) minggu lalu, bahwa mereka akan memperlambat laju penurunan suku bunga pada tahun 2025, membantu Dolar AS (USD) untuk bertahan di dekat level tertinggi dua tahun dan bertindak sebagai penghalang bagi logam mulia untuk naik lebih lanjut. Meski begitu, risiko geopolitik yang berasal dari perang Rusia-Ukraina yang berlarut-larut dan ketegangan di Timur Tengah, bersama dengan kekhawatiran perang dagang, terus memberikan dukungan pada harga emas sebagai safe haven. Selain itu, penurunan tipis pada imbal hasil obligasi Treasury AS tetap mendukung nada penawaran di tengah volume perdagangan yang tipis. Oleh karena itu, para pelaku pasar cenderung melakukan wait and see untuk mengambil sikap lebih jauh. Beberapa data ekonomi AS turut menjadi perhatian pada hari ini.
Ulasan Analisa Teknikal: Pada grafik harian, emas Nampak bergerak netral dengan kecenderungan positif. Sementara pada grafik 4 jam, terlihat naik terbatas dengan munculnya signal bearish divergence. Ada resistance yang cukup solid nampaknya di area $2639.35/onz. Namun demikian, bila terlewati dapat melanjutkan ke level berikutnya di area $2652.40, $2668.20. sementara turunnya dapat menguji leel support $2623.50, $2608.40 hingga $2594.30. Range harian Jumat diperkirakan dalam kisaran antara $2615.40 hingga $2639.35.