- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas mempertahankan kenaikan yang terinspirasi oleh risiko. Imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 10 tahun bertahan di level tertinggi sejak akhir April di dekat 4,7%, membatasi penguatan XAU/USD. Pasar AS akan tutup pada hari Kamis. Sementara data ekonomi AS semalam secara keseluruhan masih memberi dampak positif bagi dolar, karena kendati ADP Nonfarm turun, namun Initial Jobelss Claims dirilis mendekati 200K.
Spot Emas diperdagangkan sedikit lebih tinggi pada hari Rabu, karena penghindaran risiko yang dominan membuat aset safe haven tetap diminati secara merata, mencegah XAU/USD untuk naik lebih jauh, namun tetap bertahan. Logam mulia ini naik beberapa dolar pada jam-jam Amerika dan diperdagangkan di sekitar $2.660, karena berita utama terkait rencana tarif Presiden terpilih Donald Trump mengguncang pasar keuangan.
Menurut CNN, Trump sedang mempertimbangkan untuk “mendeklarasikan keadaan darurat ekonomi nasional karena faktor tarif.” Berita ini membebani suasana pasar dan mendorong permintaan untuk Dolar AS. Sementara itu, dalam risalah FOMC semalam dinyatakan bahwa the Fed tetap Hawkis pada pernytaannya. Kebijakan didasari oleh antisipasi para pejabat atas kebijakan Trump dan naiknya inflasi.
Pada grafik harian, emas terlihat bergerak naik. Sementara, pada grafik 4 jam, grafik terlihat menunjukkan konsolidasi menguji level support $2649.60 sebagai supportnya. Terbentuk pola bearish divergence (signal turun) H4. Sementara itu naiknya emas nampaknya tertahan kuat di area $2671.00, $2685.35 hingga $26700.30. Sementara supportnya menguji area $2649.60, $2638.38 hingga $2627.35. Range harian Selasa diperkirakan dalam kisaran antara $2671.00 hingga $2638.35.