- by admin
- Oct 17, 2024
RBNZ diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar 50 bps pada pertemuan kebijakan terakhirnya di tahun 2024. Namun, apakah data inflasi PCE akan memberikan lampu hijau untuk pemangkasan suku bunga the Fed? Flash CPI Zona Euro juga penting untuk keputusan ECB di bulan Desember. RBNZ bersiap untuk penurunan suku bunga pada hari Rabu. Dengan tingkat CPI tahunan yang jatuh dalam kisaran target 1-3%, ekspektasi inflasi berada di sekitar 2,0% dan pertumbuhan PDB yang masih lesu, para pembuat kebijakan tidak memiliki banyak alasan untuk berhati-hati dan pemangkasan sebesar 50 basis poin secara beruntun sudah sepenuhnya diperhitungkan. Bahkan ada spekulasi bahwa RBNZ mungkin akan memilih untuk melakukan pemotongan tiga kali lipat sebesar 75 basis poin.
Akan Banyak Data Ekonomi AS Dirilis Sebelum Libur Thanksgiving
Agenda ekonomi AS akan kembali aktif minggu ini karena sejumlah rilis data akan dirilis sebelum liburan Thanksgiving. Namun, fokus utama saat ini kembali ke The Fed di tengah meningkatnya keraguan tentang berapa kali bank sentral AS akan dapat menurunkan suku bunga bahkan sebelum kebijakan inflasi pemerintahan yang akan datang terlihat jelas. Fed Char Powell telah bergabung dengan kubu hawkish FOMC, menandakan kemungkinan jeda. Laporan inflasi PCE, yang akan dirilis pada hari Rabu. PCE inti naik tipis dari 2,7% menjadi 2,8% di bulan Oktober, yang akan menandai kemunduran bagi The Fed. PCE utama naik dari 2,1% menjadi 2,3%. Risalah Fed juga menjadi fokus minggu ini. Selanjutnya investor akan melihat risalah rapat kebijakan Fed bulan November yang akan dirilis pada hari Kamis dini hari. Pendapatan dan konsumsi pribadi, estimasi kedua pertumbuhan PDB kuartal ketiga. Pasar AS akan tutup pada hari Kamis untuk Hari Thanksgiving dan pasar saham akan tutup lebih awal pada hari Jumat, kendati PMI Chicago akan dirilis di akhir pekan.
CPI Zona Euro Menantikan Petunjuk Dari ECB Guna Mendapatkan Gambaran Kebijakan Suku Bunga
Meskipun pesimisme meningkat mengenai prospek pertumbuhan Eropa, para pembuat kebijakan ECB telah menekan ekspektasi investor akan penurunan suku bunga sebesar 50 bps di bulan Desember. Lonjakan baru-baru ini dalam upah yang dinegosiasikan - sebuah metrik kunci untuk ECB dan inflasi jasa yang terus berada di sekitar 4% menggarisbawahi kekhawatiran para pembuat kebijakan tentang pemangkasan yang terlalu cepat. Pasar telah menetapkan probabilitas sekitar 25% untuk pergerakan 50 bps di bulan Desember. Namun demikian, angka-angka Flaz CPI pada hari Jumat akan diawasi dengan cermat. Pada bulan Oktober, CPI utama meningkat dari 1,7% menjadi 2,0%. Kenaikan lebih lanjut ke 2,4% diperkirakan terjadi pada bulan November, yang dapat memupuskan harapan untuk pemotongan yang lebih besar lagi, yang berpotensi membantu euro untuk menghentikan penurunan baru-baru ini terhadap dolar AS. Survei bisnis Ifo hari Senin dari Jerman akan menjadi perhatian para investor di tengah-tengah kekhawatiran tentang bagaimana ketidakpastian politik di negara tersebut mempengaruhi kepercayaan bisnis.
Akankah Data CPI Memperburuk Pelemahan Aussie?
Di Australia, statistik CPI terbaru juga akan dirilis. Pembacaan bulanan untuk bulan Oktober akan dirilis pada hari Rabu, sementara pada hari Kamis, data belanja modal Q3 akan dipantau. Inflasi tahunan turun menjadi 2,1% di bulan September, yang berada di ujung bawah band target 2-3% RBA. Sementra itu dari Jepang Inflasi Tokyo siap dirilis Menambah rentetan data hari Jumat. Inflasi di Tokyo turun di bawah target 2,0% Bank of Japan di bulan Oktober, namun hal ini tidak menghalangi para pembuat kebijakan untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut. Dengan rilis tersebut, para investor yang terbagi 50-50 mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga di bulan Desember, data yang lebih tinggi dapat meningkatkan taruhan untuk kenaikan di akhir tahun, dan mengangkat yen.