- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas bertahan stabil di bawah level tertingginya sejak November dan tetap berada di jalur bullish memperpanjang tren naik yang telah berlangsung selama satu bulan. Ketidakpastian mengenai kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump dan spekulasi penurunan suku bunga the Fed dapat terus mendukung XAU/USD. Namun bila Trump malam ini mengumumkan tarif dagangnya, hal itu akan kembali menjadi ancaman bagis inflasi.
Ulasan Analisa Fundamental: Emas memperpanjang kenaikan di tengah kekhawatiran tarif perdagngan Trump. (XAU/USD) melanjutkan reli mingguannya pada hari Rabu, menandai kenaikan hari ketiga berturut-turut. Logam mulia ini naik di atas $2.760 per troy ons untuk pertama kalinya sejak awal November. Emas Kembali tertekan semalam setelah AS kembali melakukan lelang obligasi yang mengalami kenaikkan imbal hasil. Masih seputar Trump, ia mengumumkan rencana untuk memberlakukan tarif pada Uni Eropa, Kanada dan Meksiko, dan mengungkapkan bahwa pemerintahannya sedang mempertimbangkan tarif 10% untuk impor China. Langkah ini, menurutnya, merupakan respon terhadap fentanil yang diperdagangkan dari Tiongkok ke Amerika Serikat melalui Meksiko dan Kanada. Namun, kebijakan-kebijakan ini dapat menekan logam mulia. Karena penerapan tarif baru diperkirakan dapat mendorong inflasi dan menahan suku bunga turun.
Ulasan Analisa Teknikal: Pada grafik harian, emas terlihat bergerak naik. Namun demikian hari ini kami akan memantau area resistance $2763.80 sebagai level pysikologisnya. Sementara itu grafik 4 jam, terlihat adanya koreksi pasar. Hari ini, naiknya emas Nampak menguji resistance $2763/onz. Namun bila area tersebut terlewati, emas dapat Kembali naik menguji Resisatance $2771.35, $2782.45. Sementara supportnya saat ini $2746.50, $2735.20, hingga $2725.10. Range harian Kamis $2725.00- $2763.30.