- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas memperpanjang kenaikannya hingga sekitar $5.050 selama sesi
awal Asia pada hari Selasa. Logam mulia ini menguat di tengah meningkatnya
kekhawatiran tentang ketidakpastian keuangan dan geopolitik. Laporan
Perubahan Ketenagakerjaan dan Kepercayaan Konsumen ADP AS akan
diterbitkan pada hari Selasa. Sementara FOMC meeting akan diagendakan pada
hari Kamis pukul 02.00 WIB dini hari.
Ulasan Analisa Fundamental: Para pedagang bergegas ke aset safe-haven
karena kekhawatiran menyebar bahwa Presiden AS Donald Trump sedang
mengacaukan hubungan dengan sekutu-sekutu utamanya, dari Eropa hingga
Kanada. Pada hari Sabtu, Trump mengancam akan mengenakan tarif 100%
pada barang-barang Kanada jika negara tersebut mencapai kesepakatan
perdagangan dengan China. Selain itu, kekhawatiran atas independensi Federal
Reserve (Fed) mungkin berkontribusi pada kenaikan harga emas. Para pedagang
menunggu pilihan Trump untuk Ketua Fed berikutnya. Kandidat yang lebih lunak
akan meningkatkan taruhan pada penurunan suku bunga lebih lanjut tahun ini.
Keputusan suku bunga Fed akan menjadi sorotan utama pada hari Rabu. Bank
sentral AS secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya
tetap stabil pada kisaran target 3,50% hingga 3,75%. Para pedagang akan
memantau dengan cermat pernyataan Ketua Fed Jerome Powell.
Ulasan Analisa Teknikal: pada perdagangan hari Senin, emas dibuka naik
menyentuh level $5111, namun kenaikan emas berlanjut pada pasar Eropa dan
terkoreksi di pasar AS ke level $4990. Sementara itu, di pasar Asia hari Selasa,
emas kembali naik ke level $5075/onz. Naiknya emas menguji resistance $5085,
$5111, hingga $5131. sementara itu, koreksi emas terlihat terbatas menguji
support $5010/onz, bila break, perlu diwaspadai target $4990 hingga $4974.
Emas diperkirakan dalam rentang antara $5000 hingga $5111.