Wall Street Ditutup Naik Menjelang Laporan Pendapatan dan Pertemuan Fed


Wall Street Ditutup Naik Menjelang Laporan Pendapatan dan Pertemuan Fed
Wall Street Ditutup Naik Menjelang Laporan Pendapatan dan Pertemuan Fed
90 views

(Reuters) – S&P 500 dan Nasdaq Composite naik untuk sesi keempat berturut-turut pada Senin. Kenaikan ini didorong persiapan investor terhadap laporan pendapatan perusahaan besar serta pembaruan kebijakan suku bunga Federal Reserve akhir pekan ini.

Kedua indeks capai level tertinggi lebih dari seminggu, catat kenaikan terpanjang sejak Desember.

Dorongan dari Saham Big Tech

Saham raksasa seperti Apple, Microsoft, Alphabet, Meta, dan Broadcom jadi penggerak utama S&P 500. Apple, Meta, Microsoft, serta Tesla dijadwalkan rilis hasil kuartalan akhir pekan ini. Ini uji reli AI di tengah kekhawatiran valuasi tinggi sektor teknologi.

Investor cari tanda pengeluaran AI yang terukur. "Panduan sangat krusial; kesalahan kecil bisa picu rethinking investasi AI," sebut Chris Zaccarelli, Kepala Investasi Northlight Asset Management di Charlotte, NC.

"Sepertinya ada ekspansi laba perusahaan dan ekonomi. Investor hati-hati tapi optimis, antisipasi musim earnings," tambahnya.

Dari 64 emiten S&P 500 yang sudah laporkan hingga Jumat, 79,7% kalahkan ekspektasi analis (data LSEG).

Performa Indeks dan Sektor

  • Dow Jones Industrial Average: +313,69 poin (0,64%) → 49.412,40

  • S&P 500: +34,62 poin (0,50%) → 6.950,23

  • Nasdaq Composite: +100,11 poin (0,43%) → 23.601,36

Sektor komunikasi naik terbesar (1,3%) di antara 11 sektor S&P 500. Sektor barang konsumsi non-esensial turun paling dalam (0,7%), dipimpin Tesla (-3%). Sektor material +0,3%, didorong emas tembus $5.000/ons pertama kali (Newmont +1,3%).

Antisipasi Pertemuan Fed

Pertemuan Fed mulai Selasa, tutup Rabu sore. Probabilitas 97% suku bunga stabil (CME FedWatch), tapi investor harap petunjuk jalur bunga ke depan. Bayangi isu independensi Fed pasca-penjelidikan DoJ terhadap Jerome Powell dan rencana Trump pilih ketua baru.

Saham Individual Menonjol

  • Intel: -5,7% (lanjutan -17% Jumat), proyeksi laba/pendapatan di bawah ekspektasi; penurunan terdalam 18 bulan.

  • JetBlue: -3,8%, terdampak badai musim dingin ganggu penerbangan.

  • GEO Group & CoreCivic: -9,3% & -7%; oposisi Demokrat Senate terhadap RUU pendanaan DHS/ICE, plus insiden penembakan perawat Alex Pretti tingkatkan kritik imigrasi Trump.

  • USA Rare Earth: +7,9%; pemerintah AS ambil 10% saham via paket $1,6 miliar.

  • CoreWeave: +5,7%; Nvidia investasi $2 miliar.

Rasio saham naik:1,37:1 di NYSE; 631 saham capai high baru, 63 turun.

We Are Team

admin

Please Login to comment in the post!

you may also like

" />
Jumat, Maret 13, 2026 12:09:11 Jakarta, Indonesia