- by admin
- Oct 17, 2024
Emas terus naik mendekati level $3660 per troy ons dan mencapai rekor
tertinggi baru pada hari Senin. Suku bunga obligasi Treasury AS dan nilai Dolar
AS tertekan setelah data ketenagakerjaan Agustus yang buruk, sehingga
menopang kenaikan logam mulia. Proyeksi pemangkasan suku bunga 50 bps
mulai dibicarakan ketika gambaran pertumbuhan ekonomi AS menunjukkan
perlambatan yang siknifikan. Hal itu terus menekan dolar.
Ulasan Analisa Fundamental: Meskipun terjadi penurunan terbaru dari rekor
tertinggi, pembeli emas tetap memegang kendali karena ekspektasi
berkelanjutan tentang pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve AS (The
Fed), ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina, serta pembelian emas tambahan
oleh bank sentral Tiongkok pada bulan lalu. Laporan ketenagakerjaan AS
Agustus menunjukkan perekrutan yang lemah selama empat bulan berturut-
turut, memperkuat kemungkinan pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 25
basis poin atau lebih bulan ini. Selain itu, Rusia melancarkan serangan udara
besar-besaran di Ukraina selama akhir pekan. Presiden Ukraina Volodymyr
Zelensky mengatakan serangan drone dan rudal tersebut menewaskan empat
orang serta menyebabkan kerusakan luas di berbagai wilayah. Ke depan, para
pedagang kemungkinan akan melakukan aksi ambil untung menjelang rilis data
inflasi AS yang penting.
Ulasan Analisa Teknikal: pada perdagangan hari Senin, harga emas
melanjutkan kenaikan, menyentuh level tertingginya di $3640. Hal itu terjadi
merespon laporan data NFP yang berakibat pada proyeksi pemangkasan suku
bunga lebih besar. Trend bullish dapat berlanjut bila support hari ini di $3610
tidak terlewati. Emas naik menguji $3650, $3660 hingga $3680. Sementara,
penurunannya menguji support $3628, $3620 hingga $3610. Range pergerakan
pasar diperkirakan dalam rentang antara $3600.20 hingga $3665.60.