Harga Emas Tertekan Karena Kebijakan The Fed, Mengabaikan Pengaruh Perdamaian AS - Iran


Harga Emas Tertekan Karena Kebijakan The Fed, Mengabaikan Pengaruh Perdamaian AS - Iran
Harga Emas Tertekan Karena Kebijakan The Fed, Mengabaikan Pengaruh Perdamaian AS - Iran
11 views

Harga emas memperpanjang penurunan dalam perdagangan Asia pada hari
Jumat dan berada di jalur penurunan mingguan ketiga berturut-turut, karena
dolar AS yang lebih kuat dan prospek kebijakan agresif Federal Reserve
mengalahkan dukungan dari kesepakatan perdamaian sementara antara
Washington dan Teheran. Harga emas spot terakhir turun 0,7% menjadi
$4.181,86.


Ulasan Analisa Fundamental: Logam mulia ini telah naik tajam di awal
minggu karena optimisme kesepakatan perdamaian AS-Iran, tetapi telah berada
di bawah tekanan setelah pertemuan kebijakan terbaru Federal Reserve.
Sembilan dari 19 pembuat kebijakan Fed memperkirakan setidaknya satu
kenaikan suku bunga akhir tahun ini, memperkuat ekspektasi bahwa biaya
pinjaman dapat tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama. Fed mempertahankan
suku bunga tidak berubah pada hari Rabu, tetapi komentar dari Ketua Kevin
Warsh ditafsirkan oleh pasar sebagai sangat agresif, meningkatkan imbal hasil
obligasi pemerintah dan mengangkat dolar AS ke level terkuatnya dalam lebih
dari setahun. Indeks Dolar AS melonjak 0,7% pada hari Kamis -- ke level
tertinggi sejak Mei 2025. Pelemahan emas terjadi meskipun penandatanganan
resmi kesepakatan perdamaian sementara antara Washington dan Teheran, elah
dilakukan oleh Trump di Prancis.


Ulasan Analisa Teknikal: pada perdagangan hari Jumat, di pasar Asia harga
emas turun ke $4175, terlewatinya support $4161 memperkuat trend turun
emas. Hawkish the Fed menekan emas, Sementara sentiment positif timur
tengah nampaknya kalah pengaruhnya. Resistance emas saat ini di $4212,
$4240 hingga $4276. Sementara turunnya emas menguji support $4161/onz,
$4148, $4101. Emas hari ini diperkirakan bergerak dalam range antara $4240
hingga $4121.

We Are Team

admin

Please Login to comment in the post!

you may also like

" />
Jumat, Juni 19, 2026 21:02:49 Jakarta, Indonesia