- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas naik dalam perdagangan Asia pada hari Selasa, memperpanjang
kenaikan untuk sesi keempat berturut-turut karena investor mempertimbangkan
meluasnya konflik di Timur Tengah, sementara penguatan dolar AS membatasi
potensi kenaikan lebih lanjut. Harga emas spot terakhir naik 1,1% menjadi
$5.378,55 per ons. Begitu pula dollar turut menguat di tengah aktivitas safe
haven karena konflik.
Ulasan Analisa Fundamental: Pasukan AS dan Israel melancarkan serangan
skala besar terhadap Iran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali
Khamenei dan sejumlah komandan senior, yang mendorong Teheran untuk
membalas dengan serangan rudal di seluruh wilayah tersebut. Konflik telah
meluas ke luar perbatasan Iran, dengan serangan Israel terhadap Lebanon
menyusul serangan oleh Hizbullah dan insiden yang dilaporkan di mana
pertahanan udara Kuwait secara keliru menembak jatuh jet AS. Presiden AS
Donald Trump mengatakan operasi tersebut dapat berlanjut selama beberapa
minggu. Sementara itu Iran telah bersumpah untuk menyerang kapal apa pun
yang mencoba melintasi Selat Hormuz yang penting, sebuah titik penting bagi
aliran minyak global, meningkatkan kekhawatiran akan gangguan pasokan dan
menambah permintaan emas sebagai aset safe-haven. Sementara itu
membaiknya data-data ekonomi AS, Nampak berdampak terbatas pada emas.
Ulasan Analisa Teknikal: pada perdagangan hari Senin, terjadi lonjakan harga
pada emas menguji level $5393/onz. Naiknya emas karena memanasnya
gejolak geopolitik. Naiknya emas berpeluang naik berlanjut $5420, $5451 hingga
$5520. sementara itu, turunnya emas nampak terbatas menguji support $5324,
$5280 hingga $5255. Emas diperkirakan bergerak dalam trend bullish dalam area
antara $5324 hingga $5550.