- by admin
- Oct 17, 2024
fxstreet.com: Harga emas terkoreksi ke sekitar $3.365 di awal perdagangan Asia pada hari
Senin, terdorong oleh penguatan Dolar AS. Namun demikian, akhir pekan lalu
Ketua Federal Reserve Jerome Powell memberikan sinyal dovish (mengarah pada
penurunan suku bunga) saat Simposium Jackson Hole, harga emas melambung
ke level $3378 pada hari Jumat. Para pelaku pasar berhati-hati dalam melangkah
mengingat pemangkasan September telah diantisipasi.
Ulasan Analisa Fundamental: Kendati dalam pernyataannya Powell
mengungkapkan rencana pemangkasan suku bunga pada September, namun
beberapa pejabat the Fed seperti Presiden Kansas City dan Fed Cleveland
menegaskan pentingnya menjaga kebijakan ketat demi menurunkan inflasi,
sedangkan Presiden Fed Chicago dan Boston memberikan sinyal kemungkinan
penurunan suku bunga yang lebih hati-hati. Para pedagang kini memperkirakan
ada peluang 75% The Fed akan menurunkan suku bunga pada September,
dengan potensi dua kali penurunan sebesar 25 basis poin hingga akhir tahun,
didukung oleh data klaim pengangguran yang meningkat.
Minggu ini para pelaku pasar akan mengamati laporan data GDP dan PCE Inflasi
AS. Sejauh ini para pelaku pasar mengantisipasinya dengan kemungkinan
penurunan inflasi yang mendukung rencana pemangkasan suku bunga pada
bulan September dalam FOMC Meeting. Hal itu melemahkan dolar.
Ulasan Analisa Teknikal: pada perdagangan Jumat, harga emas naik di pasar
AS setelah pidato Powell Bernada Dovish dengan rencana pemangkasan. Koreksi
nampaknya hari ini bersifat Sementara. Hari ini turunnya harga emas tertahan di
Support $3357, $3345, $3335. Sementara naiknya emas dapat Kembali menguji
Resistance $3375, $3382 hingga $3396. Range pergerakan pasar diperkirakan
dalam rentang antara $3345.50 hingga $3382.40