- by admin
- Oct 17, 2024
XAU/USD kembali mendekati rekor tertinggi, Goldman Sachs melihat target $3.100. Bank investasi ini memproyeksikan kenaikan 9% karena permintaan bank sentral melonjak. Kebijakan tarif Trump memicu kegelisahan pasar, meningkatkan daya tarik Emas. Pejabat Fed tetap berhati-hati terhadap inflasi, Risalah FOMC menjadi fokus minggu ini. Harga emas melonjak lebih dari 1% pada hari Selasa karena permintaan safe haven.
XAU/USD diperdagangkan di $2,933 setelah memantul dari level terendah harian di $2,892. Pasar keuangan kembali terguncang menyusul wacana tarif impor mobil dan chips sebesar 25% oleh Trump. Pasar juga khaawatir terhadap rencana penerapan bea masuk balasan. Oleh karena itu, harga emas terus bergerak naik mendekati rekor tertinggi $ 2.942. Goldman Sachs merevisi naik harga XAU/USD menjadi $3.100 pada akhir tahun ini karena bank investasi tersebut mengatakan bahwa permintaan bank sentral yang “lebih tinggi secara struktural” akan menambah 9% pada harga logam tanpa imbal hasil.
World Gold Council (WGC) mengungkapkan bahwa bank-bank sentral membeli lebih dari 54% peningkatan tahunan dengan total menjadi 333 ton setelah kemenangan Trump, menurut datanya. Sementara Lelang obligasi bertenor 10 tahun semalam mengalami kenaikan imbal hasil, namun gagal menekan emas.
Ulasan Analisa Teknikal: Pada grafik harian, emas gagal terkoreksi dan melanjutkan pola bullish. Sementara grafik 4 jam, terlihat mendukung kenaikkan untuk menguji resistance $2942 hingga $2950/onz. Namun demikian, naiknya emas belum menembus pola bullish trend channelnya. Sementara turunnya saat ini terbatas di support $2912.10*, $2904.60 hingga $2888.30. sementara bila break area $2942 dapat menguji resistance selanjutnya di $2954 hingga $2967.50/onz. Range harian diperkirakan antara $2954 sd $2912.