CPI AS dan Kesaksian Warsh Akan Menjadi Perhatian Utama Pasar Pekan Ini


CPI AS dan Kesaksian Warsh Akan Menjadi Perhatian Utama Pasar Pekan Ini
CPI AS dan Kesaksian Warsh Akan Menjadi Perhatian Utama Pasar Pekan Ini
321 views

Fokus pekan ini: rilis CPI AS dan kesaksian Kevin Warsh di Kongres; kedua
peristiwa ini akan menjadi sorotan utama pasar. CPI dirilis 90 menit sebelum
kesaksian Warsh, sehingga angka inflasi bisa langsung memengaruhi pertanyaan
dan sinyal kebijakan The Fed. Jika CPI dan ukuran inflasi utama tetap tinggi, itu
meningkatkan kemungkinan The Fed mempertimbangkan kenaikan suku bunga
lagi; sebaliknya, penurunan inflasi bisa memberi kelonggaran sementara. Dolar
berpotensi menguat jika Warsh tidak mengesampingkan kenaikan suku bunga
pada Juli atau jika data inflasi mengejutkan ke arah ketatnya kebijakan. Selain
CPI dan pidato Warsh, banyak data AS akan dirilis pekan ini: PPI, indeks
manufaktur Empire State, Philly Fed, penjualan ritel, data perumahan, produksi
industri, dan indeks sentimen konsumen Michigan. Isu global: eskalasi
ketegangan Iran dan PDB China (kuartal II) akan diamati untuk menilai dampak
ekonomi global. Bank of Canada diperkirakan tidak akan menaikkan suku bunga
minggu ini, tidak mengikuti langkah RBNZ.

Sementara itu, Wall Street bersiap memasuki musim laporan laba kuartal II
dengan kekhawatiran atas dampak AI pada perusahaan.


Geopolitik dan Laporan Keuangan Akan Menguji Ketegangan Pasar
pasar pekan depan akan diuji oleh dua sumber risiko utama, geopolitik Timur
Tengah dan awal musim laporan keuangan kuartal kedua. Keduanya bisa
memperbesar volatilitas saham, minyak, dolar, dan ekspektasi suku bunga.
Geopolitik jadi pemicu: Peningkatan tensi di Timur Tengah, termasuk risiko
terkait Selat Hormuz, berpotensi mendorong dolar sebagai aset aman dan
menaikkan harga minyak jika gangguan pasokan makin serius. Dampaknya bisa
memperkuat ekspektasi pengetatan kebijakan oleh The Fed dan bank sentral lain
bila inflasi energi ikut naik.

Laba perusahaan mulai diuji: Musim laporan keuangan kuartal kedua akan
mulai bergulir, dan bank-bank besar akan jadi perhatian awal sebelum fokus
pasar bergeser ke saham-saham terkait AI. ASML dan Taiwan Semiconductor
dipandang penting karena hasil mereka bisa memberi sinyal apakah permintaan
AI masih kuat atau mulai melambat.

Kenapa pasar sensitive: Sentimen pasar saham sudah rapuh, jadi eskalasi
konflik bisa mengalihkan perhatian investor dari fundamental laba dan memicu
aksi hati-hati di aset berisiko. Secara keseluruhan, arah pasar pekan depan
sangat ditentukan oleh apakah konflik melebar dan apakah laporan emiten
mampu menjaga narasi pertumbuhan, terutama di sektor teknologi.

Poundsterling Mengabaikan Risiko Politik, Euro dan Yen Kesulitan
Pound menarik perhatian karena akan diuji oleh data PDB bulanan Inggris untuk
Mei pada hari Kamis. Jika pertumbuhan kembali negatif setelah kontraksi 0,1%
pada April, pasar bisa makin khawatir soal ketahanan ekonomi Inggris. Risiko
politik dari pergantian kepemimpinan Partai Buruh juga menambah
ketidakpastian bagi pound. Euro memang belakangan tertinggal terhadap pound
dan dolar AS. Namun, mata uang ini masih bisa mendapat sedikit dukungan jika
ada revisi naik pada CPI final zona euro untuk Juni pada hari Jumat. Sementara
yen terus berada di bawah tekanan karena dolar AS menguat mendekati 163 per
yen. Kondisi ini membuat pasar waspada terhadap kemungkinan intervensi dari
otoritas Jepang untuk menahan pelemahan lebih lanjut.


Ekonomi China Mungkin Mengalami Hambatan Di Kuartal Kedua
Ekonomi China diperkirakan melambat di kuartal II karena tekanan konflik Timur
Tengah, lemahnya pasar properti, dan permintaan domestik yang masih lemah.
Walau ekspor masih membantu, pertumbuhan diperkirakan turun menjadi 4,4%
y/y dari 5,0% pada kuartal sebelumnya. China relatif tahan terhadap perang
dagang dengan Trump, tetapi lebih rentan terhadap guncangan energi dari Timur
Tengah. Hambatan terbesar datang dari utang tinggi, kebijakan deleveraging,
dan jatuhnya pasar properti. Konsumsi belum pulih meski sudah ada dukungan
pemerintah. Data perdagangan Selasa dan PDB Rabu akan menjadi penentu
arah berikutnya.


We Are Team

admin

Please Login to comment in the post!

you may also like

" />
Rabu, Agustus 5, 2026 16:01:48 Jakarta, Indonesia