Jumat, Maret 13, 2026 11:52:56 Jakarta, Indonesia

Dolar Australia Turut Melemah Terimbas Kemungkinan Potensi Tarif Dari Trump


Dolar Australia Turut Melemah Terimbas Kemungkinan Potensi Tarif Dari Trump
Dolar Australia Turut Melemah Terimbas Kemungkinan Potensi Tarif Dari Trump
738 views

Dolar Australia melemah karena kekhawatiran atas potensi tarif atas barang-barang China dari Presiden Terpilih AS Donald Trump.

Indeks Kepercayaan Konsumen Westpac Australia meningkat 5,3% di bulan November, mencapai 94,6 poin.

Para trader menunggu rilis data Indeks Harga Konsumen AS pada hari Rabu untuk mendapatkan gambaran mengenai kebijakan AS di masa depan.

Dolar Australia (AUD) melemah terhadap Dolar AS (USD) untuk sesi ketiga berturut-turut pada hari Selasa. Usulan kenaikan tarif atas barang-barang China oleh Presiden Terpilih AS Donald Trump dapat berdampak negatif pada AUD, karena Australia adalah salah satu eksportir terbesar China.

Indeks Kepercayaan Konsumen Westpac Australia naik 5,3% mencapai 94,6 poin di bulan November, menandai kenaikan dua bulan berturut-turut dan level tertinggi dalam dua setengah tahun. Namun, indeks ini tetap berada di bawah 100 selama hampir tiga tahun, yang mencerminkan bahwa jumlah pesimis masih lebih banyak daripada optimis.

Matthew Hassan, Ekonom Senior di Westpac, mengatakan, “Konsumen merasakan berkurangnya tekanan pada keuangan keluarga mereka, tidak lagi khawatir akan kenaikan suku bunga, dan semakin percaya diri dengan prospek ekonomi.”

Dolar AS terus menguat menyusul hasil pemilu AS yang mengkonfirmasi kemenangan Trump. Para analis berpendapat bahwa jika kebijakan fiskal Trump diimplementasikan, maka kebijakan tersebut dapat meningkatkan investasi, pengeluaran, dan permintaan tenaga kerja, sehingga meningkatkan risiko inflasi. Skenario ini dapat mendorong Federal Reserve (Fed) untuk mengadopsi kebijakan moneter yang lebih ketat, yang berpotensi memperkuat Greenback dan menambah tekanan pada pasangan AUD/USD.

Para trader menunggu rilis data inflasi AS pada hari Rabu untuk mendapatkan gambaran mengenai kebijakan AS di masa depan. Indeks Harga Konsumen (IHK) utama diperkirakan akan menunjukkan kenaikan 2,6% dari tahun ke tahun untuk bulan Oktober, sementara IHK inti diproyeksikan naik 3,3%.

We Are Team

admin

Please Login to comment in the post!

you may also like