- by admin
- Oct 17, 2024
Emas naik di atas $4.100 pada pembukaan Senin karena harapan perundingan
AS-Iran menurunkan ketegangan, meredam kekhawatiran inflasi dan spekulasi
kenaikan suku bunga AS. Dolar AS terkoreksi dari level tertinggi sebulan,
menguntungkan emas. Namun harga minyak tetap tinggi akibat konflik AS-Iran
dan serangan balasan dari Iran serta sekutunya (termasuk serangan Houthi
terhadap tanker Saudi), yang meningkatkan risiko gangguan pasokan.
Ulasan Analisa Fundamental: AS melancarkan putaran serangan terhadap
fasilitas militer Iran, menandai malam ke-13 operasi; Iran dan sekutunya
menyerang aset terkait AS di beberapa negara kawasan.
Data ekonomi AS menunjukkan klaim pengangguran turun ke level terendah
sejak 1969, menandakan pasar tenaga kerja kuat dan memberi ruang bagi Fed
untuk tetap fokus mengendalikan inflasi mendukung kemungkinan kenaikan
suku bunga lebih lanjut. Faktor kebijakan lain: Presiden AS memberlakukan tarif
baru luas (10–12,5%) pada banyak mitra dagang, yang dapat memicu kembali
ketegangan perdagangan global, mendorong permintaan aset safe-haven (dolar)
dan emas. Sentimen diplomasi mendorong kenaikan emas sekarang, tetapi
tekanan dari harga minyak tinggi, data tenaga kerja kuat, dan kebijakan
perdagangan AS bisa menahan atau membalikkan tren mendekati pertemuan
FOMC minggu ini.
Ulasan Analisa Teknikal: pada perdagangan hari Senin, di pasar Asia harga
emas naik dengan pembukaan gap ke $4110/onz. Sebelumnya harga emas
terkoreksi ke $4022. Hari ini penurunan emas menjumpai support di level $4083,
sementara naiknya berpeluang menguji area $4115, $4140 hingga $4176. Emas
turunnya tertahan di $4083/onz. Support emas menguji area $4070, $4053,
$4022. Emas diperkirakan bergerak dalam range antara $4140 hingga $4050.
Trend pasar netral.