- by admin
- Oct 17, 2024
Emas melanjutkan pemulihannya untuk hari ketiga berturut-turut, bergerak
menuju angka $4.200/onz pada hari Jumat. Emas mengakhiri penurunan selama
empat minggu karena data NFP AS bulan Juni yang mengecewakan dan
mendorong investor untuk mengurangi ekspektasi pengetatan kebijakan Fed
lebih lanjut. Selanjutnya pasar akan mengkonfirmasi data PMI dan risalah
pertemuan the Fed pekan ini, untuk mendapat arah kebijakan selanjutnya.
Ulasan Analisa Fundamental: Laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang
dipantau mengecewakan, menunjukkan bahwa ekonomi hanya menambah
57.000 pekerjaan baru pada bulan Juni, dibandingkan dengan perkiraan
konsensus 110.000. data tersebut mengurangi keyakinan pasar terhadap
rencana naiknya suku bunga. Hal itu terjadi di tengah meredanya kekhawatiran
inflasi karena penurunan harga minyak mentah baru-baru ini. Bahkan, para
pedagang menggeser ekspektasi dari satu hingga dua kenaikan suku bunga Fed
pada tahun 2026 menjadi antara nol dan satu kenaikan. Hal ini, pada gilirannya,
membuat Dolar AS (USD) tertekan di dekat. Namun, ketidakpastian atas
pembicaraan AS-Iran dapat membatasi melemahnya USD. The New York Times
melaporkan bahwa para pejabat AS khawatir Israel mungkin sedang
merencanakan pembunuhan terhadap para negosiator senior Iran selama
pembicaraan perdamaian tidak langsung.
Ulasan Analisa Teknikal: pada perdagangan hari Senin, di pasar Asia harga
emas melanjutkan kenaikan ke level $4200, berita seputar naiknya suku bunga
the Fed, mereda setelah laporan data NFP melambat. Pasar juga terus
mewaspadai pembahasan AS-Iran. Emas turunnya tertahan di $4120/oz.
Resistance emas saat ini di $4200, $4220 hingga $4255. support emas menguji
area $4170, $4150, $4120. Emas diperkirakan bergerak dalam range antara
$4255 hingga $4120.