- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas diperdagangkan di wilayah positif di dekat $5.060 selama sesi awal
Asia pada hari Kamis. Logam mulia naik meskipun data ketenagakerjaan AS lebih
kuat dari perkiraan. Rilis laporan inflasi Indeks Harga Konsumen AS akan
menjadi sorotan utama pada hari Jumat. Harga emas spot diperkirakan tetap
bergerak terbatas pada hari Rabu, mengabaikan kinerja Dolar AS (USD) yang
beragam setelah rilis laporan Nonfarm Payrolls (NFP) bulanan Amerika Serikat.
Ulasan Analisa Fundamental: AS menambahkan 130.000 posisi pekerjaan
baru pada bulan Januari, hampir dua kali lipat dari perkiraan 70.000 dan jauh
lebih baik daripada angka bulanan sebelumnya, yang direvisi ke bawah menjadi
48.000. Tingkat pengangguran turun menjadi 4,3% dari 4,4%, lebih baik dari
perkiraan, sementara tingkat partisipasi angkatan kerja naik menjadi 62,5%,
menurut laporan Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS). Angka ketenagakerjaan yang
menggembirakan ini menurunkan kemungkinan penurunan suku bunga Federal
Reserve (Fed). Setelah keadaan tenang, pelaku pasar sepenuhnya
memperkirakan Fed akan menurunkan suku bunga pada bulan Juli, berbeda
dengan perkiraan bulan Juni. Dolar AS awalnya menguat secara keseluruhan
setelah berita tersebut. Namun kekhawatiran seputar kegagalan negosiasi AS-
Iran membatasi turunnya harga emas. Petunjuk lebih lanjut akan terungkap
pada hari Jumat, ketika AS menerbitkan data CPI Januari.
Ulasan Analisa Teknikal: pada perdagangan hari Rabu, harga emas bergerak
naik ke level $5119/onz. Namun naiknya emas terbatasi oleh membaiknya data
nfp AS. Di pasar Asia hari Kamis, emas kembali turun ke level $5050. Pasar akan
tunggu data CPI dan hasil nogosiasi AS-Iran pekan ini. harga emas menguji
resistance $5100, $5142, hingga $5180. sementara itu, koreksi tertahan di
support $5050, $5029 hingga $4985. Emas diperkirakan bergerak dalam rentang
antara $5030 hingga $5142.