- by admin
- Oct 17, 2024
Harga minyak mentah WTI Maret (CLH26) naik 1,24% ke +0,79, bensin RBOB Maret (RBH26) +1,84% ke level tertinggi 2,5 bulan. Dolar lemah ($DXY terendah 1 bulan) dorong kenaikan energi.
Geopolitik Timur Tengah: AS imbau kapal hindari perairan Iran di Selat Hormuz (20% minyak dunia lewat sini). Risiko gagal negosiasi nuklir AS-Iran (Iran tolak hentikan pengayaan uranium) bisa picu serangan AS, ganggu produksi Iran (3,3 juta bpd, OPEC ke-4).
Rusia-Ukraina: Kremlin redam harapan damai; serangan Ukraina ke 28 kilang Rusia + tanker batasi ekspor Rusia. Sanksi AS-UE tambah tekanan.
Sentimen AS: Indeks konsumen Michigan naik ke tertinggi 6 bulan, positif buat permintaan energi.
Ekspor Venezuela naik ke 800k bpd (Januari vs 498k Desember).
OPEC+: Tunda naik produksi Q1/2026; produksi Januari turun ke 28,83 juta bpd (terendah 5 bulan).
IEA potong surplus global 2026 jadi 3,7 juta bpd; EIA naik produksi AS 2026 ke 13,59 juta bpd, potong konsumsi.
Vortexa: Minyak di tanker diam turun 2,8% ke 101,55 juta barel.
EIA (30 Jan): Stok minyak AS -4,2% di bawah rata-rata 5 thn; produksi turun ke 13,215 juta bpd (terendah 14 bln).
Baker Hughes: Rig minyak AS aktif turun (artikel terpotong).
Kenaikan harga didorong premi risiko geopolitik, meski pasokan global tegang.