- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas spot naik 0,8% ke $4.191,43/oz, tetapi kontrak berjangka turun
0,9% ke $4.209,70/oz; perak dan platinum juga sedikit menguat. Penguatan
dolar dan ekspektasi suku bunga lebih tinggi dari Fed menekan emas, sementara
kemajuan perundingan AS–Iran mendorong sentimen risiko dan menekan premi
geopolitik. Namun di pasar Asia Selasa, harga emas Kembali tertekan ke level
$4148. Nampaknya pasar akan mencermati laporan inflasi dan PDB AS.
Ulasan Analisa Fundamental: Kebijakan Fed: SEP menunjukkan proyeksi
yang lebih hawkish (setidaknya satu kenaikan 25 bp tahun ini), ketua baru Kevin
Warsh menegaskan fokus pada pengendalian inflasi dan membentuk gugus
tugas — faktor yang secara struktural menekan emas. Di sisi lain data Inflasi
PCE AS akan dirilis minggu ini, pasar akan memastikan bagaimana
perkembangan inflasi dan pengaruhnya terhadap suku bunga.
Geopolitik: Perundingan di Swiss dan pembukaan kembali sementara Selat
Hormuz menekan harga minyak (menurunkan tekanan inflasi), namun ledakan
baru antara Israel dan Hizbullah serta ancaman Trump terhadap Iran
menunjukkan risiko pembalikan tetap ada. Bila antara Israel dan Libanon tidak
menghentikan aktivitas saling serang, nampaknya hal itu dapat mempengaruhi
proses perdamaian yang telah dirancang saat ini, karena Iran menghentikan
proses tersebut di Tengah kesepakatan yang akan ditanda tangani dengan AS.
Ulasan Analisa Teknikal: pada perdagangan hari Senin, di pasar Asia, harga
emas turun ke Level $4148, kendati hari senin sempat naik ke $4220, emas
terlihat moderat. Beberapa analis memperingatkan spekulator waspada terhadap
penurunan lebih lanjut yang bisa menguji support sekitar $4.000/oz. Hawkish the
Fed menekan emas, Resistance emas saat ini di $4198, $4220 hingga $4250.
Sementara turunnya emas menguji support $4132/onz, $4100, $4082. Emas hari
ini diperkirakan bergerak dalam range antara $4200 hingga $4100.