- by admin
- Oct 17, 2024
Wakil Ketua Federal Reserve Philip Jefferson mengatakan pada hari Rabu malam bahwa bank sentral AS memiliki waktu untuk mempertimbangkan langkah penentuan suku bunga berikutnya, dengan alasan ekonomi yang kuat dan inflasi yang masih berada di atas target, demikian dikutip dari Reuters. Kinerja ekonomi AS cukup kuat. Kebijakan moneter AS tetap ketat. Pasar tenaga kerja AS solid, dan inflasi telah menurun namun masih tinggi.
Penurunan suku bunga The Fed menurunkan biaya pinjaman di sektor bisnis. Neraca rumah tangga tampaknya dalam kondisi yang baik. Jalan kembali ke inflasi 2% bisa jadi tidak mulus. Beberapa sektor rumah tangga lebih tertekan di sisi keuangan. Notulen Rapat Fed menyoroti kekhawatiran atas pengurangan neraca keuangan dan dampak plafon utang. Beberapa pejabat Fed berpendapat bahwa risiko inflasi
lebih besar daripada risiko ketenagakerjaan dalam keputusan kebijakan.
Bank sentral akan terus mengamati dampak kebijakan tarif terhadap inflasi. Penguatan dolar menjadi kepentingan utama AS.