Trump Perpanjang Masa Gencatan Senjata AS - Iran


Trump Perpanjang Masa Gencatan Senjata AS - Iran
Trump Perpanjang Masa Gencatan Senjata AS - Iran
16 views

Presiden AS Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata tanpa batas waktu dengan Iran, hanya sehari sebelum jangka berlakunya berakhir, meskipun putaran perundingan baru gagal terlaksana. Trump menegaskan bahwa blokade kapal Iran di Selat Hormuz tetap berjalan, dan perpanjangan ini berlangsung sampai Iran mengajukan proposal baru dan diskusi selesai, meski Pakistan sebagai mediator meminta AS menahan serangan.

Sebelumnya, Wakil Presiden AS JD Vance dijadwalkan ke Pakistan untuk melanjutkan pembicaraan, tetapi perwakilan Iran menolak hadir dengan alasan tuntutan AS dianggap tidak masuk akal. Media semi‑pemerintah Iran Tasnim menyebut tidak ada prospek Iran untuk berpartisipasi dalam negosiasi dan menegaskan bahwa Iran tidak akan membuka kembali Selat Hormuz selama blokade angkatan laut AS berlanjut.

Perubahan nada Trump ini mengejutkan: pada hari yang sama ia sempat mengancam akan melakukan pengeboman jika Iran tidak memenuhi syaratnya, tetapi kemudian memilih menenangkan dengan perpanjangan gencatan senjata. Keputusan ini menekan harga minyak turun lebih dari US$3 dan membantu kontrak berjangka ekuitas memulihkan sebagian pelemahan.

Sejak gencatan senjanga dua pekan pertama diumumkan 7 April, Washington dan Teheran terus berselisih soal syarat kesepakatan serta saling membuka–menutup Selat Hormuz, jalur penting bagi sekitar seperlima pengiriman minyak dunia. Perundingan lanjutan sebelumnya gagal karena AS menuntut pembatasan program nuklir Iran, sementara Iran menolak menyerahkan uranium terenrich dan menuduh AS melanggar gencatan senjata lewat blokade.

Trump menyalahkan kegagalan negosiasi pada struktur kepemimpinan Iran yang “sangat terpecah,” sementara Tehran menolak menyerahkan material nuklir dan menegaskan tidak pernah meminta perpanjangan gencatan senjata. Meski langkah ini sementara meredakan risiko langsung bagi pasar, jalan menuju kesepakatan permanen untuk mengakhiri perang yang sudah memasuki pekan kedelapan dan menewaskan ribuan orang masih sangat tidak pasti. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyambut positif perpanjangan gencatan senjata sebagai peluang bagi upaya diplomatik yang sedang berjalan.

We Are Team

admin

Please Login to comment in the post!

you may also like

" />
Rabu, April 22, 2026 17:14:10 Jakarta, Indonesia